JURNALJAMBI.CO – DPRD Kota Jambi mendorong Pemerintah Kota Jambi memperkuat langkah mitigasi menghadapi potensi kekeringan yang dapat berdampak pada ketersediaan air bersih masyarakat.
Ketua DPRD Kota Jambi Kemas Faried Alfarelly mengatakan pemerintah perlu melakukan persiapan sejak dini dengan memetakan wilayah yang berpotensi mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air. Langkah tersebut dinilai penting agar penanganan dapat dilakukan sebelum kondisi berkembang menjadi situasi darurat.
Menurut Kemas, pemetaan tidak cukup hanya mengidentifikasi kawasan yang rawan kekurangan air. Pemerintah juga perlu mengetahui sumber daya yang dapat dikerahkan ketika kebutuhan air bersih meningkat.
Salah satu langkah yang didorong adalah pendataan perusahaan atau pihak swasta yang memiliki armada mobil tangki. Kendaraan tersebut dapat menjadi bagian dari dukungan distribusi air apabila terjadi kekurangan pasokan di sejumlah wilayah.
“Kita perlu mendorong pasokan air ke masyarakat. Kepada pihak swasta juga kami ajak untuk membantu,” ujar Kemas, Jumat (28/8/2026).
Ia menilai kebutuhan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat sehingga penanganannya harus menjadi perhatian bersama. Pemerintah, menurut dia, tidak dapat bekerja sendiri dalam menghadapi ancaman kekeringan.
Koordinasi juga perlu diperkuat hingga tingkat kecamatan, kelurahan, dan RT. Informasi dari lapisan masyarakat paling bawah dinilai dapat membantu pemerintah mengetahui lebih cepat apabila terdapat warga yang mulai mengalami kesulitan memperoleh air.
Kemas mengingatkan agar langkah penanganan tidak baru dilakukan ketika masyarakat sudah berada dalam kondisi kekurangan air.










