JURNALJAMBI.CO – Desakan agar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) diaudit semakin menguat. Sejumlah massa yang tergabung dalam MBG Watch menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Badan Gizi Nasional (BGN), menuntut pemerintah segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola program tersebut.
Dalam aksinya, massa membawa berbagai poster bernada kritik, seperti “Audit MBG”, “Gedung Ini Kami Segel”, hingga “Kami Muak! Rombak Total MBG!”. Mereka menilai pelaksanaan program MBG masih menyisakan berbagai persoalan yang perlu dibenahi agar anggaran negara benar-benar dimanfaatkan secara efektif dan tepat sasaran.
Menanggapi tuntutan tersebut, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini, menyatakan bahwa aspirasi masyarakat merupakan bagian dari hak demokrasi yang patut dihormati. Namun, ia meminta publik untuk menunggu hasil audit resmi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebelum menarik kesimpulan terkait pengelolaan program MBG.
Menurut Yahya, BPK sebagai lembaga yang berwenang memang memiliki tugas mengaudit penggunaan anggaran kementerian maupun lembaga negara, termasuk Badan Gizi Nasional. Hasil pemeriksaan tersebut nantinya akan menjadi dasar untuk menilai apakah pengelolaan program telah berjalan sesuai aturan sekaligus menjadi bahan evaluasi apabila ditemukan kekurangan.
Komisi IX DPR menegaskan akan terus mengawal pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis agar tujuan utamanya, yakni meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak, dapat tercapai secara maksimal dengan tata kelola yang transparan dan akuntabel.
Penulis : Ramadani












