Rismon Bantah Tudingan JK Jadi Bohir Kasus Ijazah Jokowi, Sebut Video Rekayasa AI

Rismon Bantah Tudingan JK Jadi Bohir Kasus Ijazah Jokowi

JURNALJAMBI.CO – Ahli digital forensik Rismon Sianipar membantah tudingan yang menyebut dirinya pernah menyatakan Jusuf Kalla sebagai pendana dalam polemik dugaan ijazah palsu Joko Widodo.

Melalui kuasa hukumnya, Jahmada Girsang, Rismon menegaskan bahwa pernyataan tersebut tidak pernah disampaikan. Ia menyebut potongan video yang beredar di media sosial merupakan hasil rekayasa teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

“Itu olahan AI, Rismon tidak pernah menyebut nama Pak JK,” ujar Jahmada kepada wartawan.

Pihak Rismon menilai informasi yang beredar telah masuk kategori hoaks karena berasal dari konten yang dimanipulasi secara digital. Video tersebut dinilai tidak dapat dijadikan dasar tuduhan karena tidak autentik.

Meski demikian, pihaknya belum memberikan tanggapan lebih lanjut terkait rencana pelaporan yang akan dilakukan Jusuf Kalla ke aparat kepolisian.

“Semua laporan nanti akan diuji di SPKT dengan bukti awal yang ada,” kata dia.

Sebelumnya, Jusuf Kalla menyatakan akan melaporkan tudingan yang menyebut dirinya sebagai pendana dalam polemik ijazah Jokowi ke Bareskrim Polri.

Ia menegaskan tidak pernah terlibat dalam isu tersebut, termasuk terkait dugaan aliran dana sebesar Rp5 miliar yang beredar di ruang digital.

“Saya pastikan itu tidak benar,” ujar Jusuf Kalla dalam konferensi pers di Jakarta.

Selain itu, ia juga membantah memiliki keterkaitan dengan pihak-pihak yang sebelumnya mengangkat isu ijazah tersebut, termasuk Roy Suryo.

Kasus dugaan ijazah palsu yang menyeret nama Presiden Joko Widodo kembali menjadi sorotan publik setelah munculnya berbagai klaim dan konten viral di media sosial.

Penulis: Lisa