Daerah  

Ketua DPRD Kota Jambi Dukung Pemenuhan Gizi Hingga Wilayah Terpencil

Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly

JURNALJAMBI.CO – Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, menyatakan dukungan penuh terhadap upaya pemerintah dalam memperluas layanan pemenuhan gizi hingga ke wilayah dengan keterbatasan akses. Dukungan tersebut disampaikan saat menghadiri peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Terpencil Kenali Besar, Kota Jambi.

Kehadiran SPPG Terpencil Kenali Besar dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat pelayanan dasar di bidang kesehatan, khususnya pemenuhan gizi masyarakat. Fasilitas ini diharapkan mampu menjangkau kelompok rentan, termasuk anak-anak dan keluarga di wilayah yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan.

Dalam kesempatan tersebut, Kemas Faried Alfarelly menyampaikan bahwa pemenuhan gizi merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Menurutnya, intervensi gizi yang tepat akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas kesehatan, kecerdasan, serta daya saing generasi muda di masa depan.

“Pemenuhan gizi adalah investasi jangka panjang. Jika anak-anak mendapatkan asupan gizi yang baik, maka ke depan kita akan memiliki generasi yang sehat, cerdas, dan produktif,” ujar Kemas Faried.

Ia menegaskan, DPRD Kota Jambi siap mendukung program-program pemerintah pusat maupun daerah yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dukungan tersebut tidak hanya dalam bentuk kebijakan, tetapi juga melalui pengawasan dan penganggaran agar program pemenuhan gizi dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

Peresmian SPPG Terpencil Kenali Besar juga menjadi wujud sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta unsur legislatif. Kolaborasi tersebut dinilai penting dalam memastikan pelayanan gizi dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

Dengan hadirnya SPPG di wilayah terpencil, DPRD Kota Jambi berharap kesenjangan pelayanan gizi dapat ditekan, sekaligus memperkuat sistem pelayanan kesehatan yang lebih merata dan inklusif di daerah.