Program MBG 2025 Telan Anggaran Rp51,5 Triliun

Foto: Prabowo di dapur MBG

JURNALJAMBI.CO – Pemerintah mengalokasikan belanja besar untuk mendukung program unggulan Presiden Prabowo Subianto sepanjang 2025. Salah satu porsi terbesar diarahkan ke program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan total realisasi anggaran mencapai Rp51,5 triliun.

Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono mengungkapkan, hingga 7 Januari 2026, program MBG telah menjangkau 56,13 juta penerima manfaat dari target 82,9 juta orang.

“Sementara untuk keterlibatan pelaku usaha telah dibangun 19.343 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan jumlah tenaga kerja mencapai 789.319 pekerja,” ujar Thomas dalam konferensi pers realisasi APBN 2025 di Jakarta, Kamis (8/1/2026).

Selain MBG, pemerintah juga menggenjot pengembangan Sekolah Unggul Garuda. Hingga akhir 2025, realisasi anggaran program ini mencapai Rp176,8 miliar dari pagu Rp2 triliun untuk tahap persiapan dan pembangunan yang dikelola Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Realisasi tersebut terdiri dari pembangunan sekolah baru senilai Rp97,8 miliar yang terbagi dalam dua kelompok lokasi. Grup pertama berada di Bangka Belitung, Kabupaten Timor Tengah (NTT), Sulawesi Tenggara, dan Kalimantan Utara. Sementara grup kedua mencakup lima lokasi, dengan satu lokasi di Nabire telah siap dan pembangunan lanjutan dijadwalkan pada 2026.

Adapun revitalisasi Sekolah Unggul Garuda telah terealisasi Rp79 miliar untuk transformasi 12 SMA unggulan di 11 provinsi, dengan target mulai beroperasi dan melaksanakan pembelajaran pada 2026.

Di sektor pendidikan dasar dan keagamaan, pemerintah juga mengalokasikan anggaran besar untuk revitalisasi sekolah dan madrasah. Hingga 2025, realisasi belanja mencapai Rp18,9 triliun dari pagu Rp20 triliun.

Rinciannya, Rp16,9 triliun disalurkan untuk 16.178 satuan pendidikan melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, yang mencakup 78% sekolah negeri dan 22% sekolah swasta. Sementara melalui Kementerian Agama, realisasi mencapai Rp240 miliar dari alokasi Rp500 miliar.

Selain itu, Kementerian Pekerjaan Umum mencatat realisasi Rp1,9 triliun dari total pagu Rp2,52 triliun untuk revitalisasi 2.120 madrasah.

Belanja masif pada program MBG, Sekolah Unggul, dan revitalisasi pendidikan ini mencerminkan arah kebijakan fiskal pemerintah yang menempatkan penguatan sumber daya manusia sebagai prioritas utama dalam APBN 2025, sekaligus menjadi fondasi bagi agenda pembangunan jangka menengah.

Editor: Wahyu Guno